Pada 30 Oktober 2025, Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS) menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, Kementerian Kesehatan RI, atas peran aktif dalam mendukung hak-hak dan inklusivitas bagi Penyandang Disabilitas Mental (PDM). Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD., Ph.D, dan diterima oleh Ketua Umum PJS, Yeni Rosa Damayanti, dalam acara Puncak Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025 di Taman Elektrik, Kota Tangerang. Penghargaan juga juga diberikan kepada organisasi, institusi dan pegiat pelayanan kesehatan
Acara ini juga diisi dengan penandatanganan Komitmen Bersama Eliminasi Pasung oleh lima gubernur dan dua belas kepala daerah sebagai langkah menuju Indonesia Bebas Pasung, serta peluncuran Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Pusat untuk memperkuat layanan berbasis komunitas.
Dalam kesempatan tersebut, PJS menampilkan pameran buku dan foto dokumenter tentang kondisi panti disabilitas mental di Indonesia, menggambarkan realitas tidak manusiawi yang masih dialami banyak penghuni panti. Booth PJS menarik perhatian pengunjung, termasuk Wakil Menteri Kesehatan dan Dirjen Kesehatan Primer, yang berdialog langsung dengan Yeni Rosa.
Yeni menegaskan bahwa komitmen bebas pasung harus diikuti tindakan nyata, karena masih banyak panti yang memperlakukan penghuninya secara tidak manusiawi. Ia juga menyampaikan harapan agar PJS dapat beraudiensi dengan Kementerian Kesehatan untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang benar-benar bebas dari pasung dan kekerasan institusional.